Sabtu, 27 Desember 2014

Untukmu, Pewepeppo..

Siang itu kita sedang duduk di bangku panjang, di teras rumahku. Berhahahihi ria membahas golongan darah seseorang dengan segala macam keunikan sifatnya. Iya, sambil mengutak atik tracking pole hadiah darimu yang tidak bisa dikunci. Bahkan kamu berniat akan mengembalikannya ke tokonya di sebuah kota kecil pada kaki Gunung Sumbing sana.

Obrolan random pun terus berlanjut, diet dan kesehatan kita bahas. Dan kamu bilang kalau ayahmu saat ini punya penyakit jantung karena terlalu sering merokok. Kamu pun kemudian bercerita bagaimana susahnya menghentikan ayahmu terus merokok. Tak semudah seperti ketika ingin nonton di bioskop tiba-tiba.

Sabtu, 27 September 2014

Catatan Foto Perjalanan: Puncak Gunung Prau dari Desa Patak Banteng

Narsis dulu boleh kan yah, sunrisenya Prau ini.

Ajakan trip dadakan itu saya iyakan, walau malam harinya sekitar pukul dua belas malam saya baru tiba di rumah setelah seharian melakukan pindahan dari Yogyakarta. Ah, ini sudah lama memang. Yah maaf baru sempat terpostingkan :p

Rasa penasaran saya tentang sabana bunga daisy yang membentang luas di pegunungan berbukit terbayarkan atas penantian lima bulan lamanya.

Jumat, 26 September 2014

[Video] Menikmati Sunrise Bukit Sikunir & Telaga Cebong, Dieng

Sunrise Sikunir, Dieng. Foto: +Deta Widyananda

Beberapa minggu lalu, saya dan +Deta Widyananda melakukan perjalanan dadakan ke dataran tinggi Dieng. Niat hati sebenernya pengen kembali menyambangi Gunung Prau, sayangnya niat itu urung karena melihat basecamp pendakian Patak Banteng penuh sesak. Akhirnya, Sikunir yang begitu tersohor itu jadi alternatif pilihan. Ya walau sampai sana, sama saja sih. Tetep jauh dari bayangan banget! :))

Sabtu, 22 Februari 2014

Noeris Cafe: Pelestarian Budaya Lewat sebuah Cafe


Dibangun atas kesadaran pelestarian budaya Kota Lama Semarang, Noeri's Cafe mengajak kita kembali merasakan nuansa Kolonial Belanda. Cafe yang belum genap berumur satu tahun ini memang sengaja dibangun di kawasan Kota Lama Semarang, terletak dibelakang Gereja Blenduk. Kalau hujan tiba, sudah pasti banjir menerjang. Nggak jarang satu hingga dua minggu cafe ini tutup lapak karenanya.